Pelestarian dan Pemanfaatan Produk Kebudayaan Indonesia pada Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Semangat pagi anak-anak.
Pada pembelajaran kali ini, kita akan membicarakan produk budaya kaitannya dengan pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebelumnya kita telah mempelajari apa itu budaya, unsur, sampai pada karya atau produk yang dihasilkannya. Berbagai produk budaya yang dihasilkan mencirikan karakteristik tiap wilayah sehingga bernilai tinggi. Guna mengoptimalkan nilai produk kebudayaan, maka erat kaitannya dengan pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebelum melangkah lebih jauh, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu konsep pariwisata dan ekonomi kreatif.

A. PARIWISATA
Di mana kita bisa menemukan kata "pariwisata" dalam kehidupan sehari-hari? Jawabannya adalah ketika kita sedang berada di jalan, berbagai kendaraan lalu lalang mulai dari sepeda, becak, mobil dan bus. Namun, apakah kalian perhatikan, ada bus yang bertuliskan BUS PARIWISATA. Apa yang dimaksud dengan pariwisata? Kata pariwisata merujuk pada perjalanan yang dilakukan oleh seseorang maupun sekelompok orang dalam jangka waktu tertentu dari suatu tempat ke tempat yang menarik dengan tujuan untuk berekreasi.  Berkaitan dengan topik bahasan kita kali ini, pariwisata budaya (Heritage Tourism) merupakan titik fokusnya. Pariwisata budaya (heritage tourism) adalah suatu perjalanan menikmati tempat yang memiliki sejarah, alam, peninggalan budaya manusia, kesenian, filosofi, dan pranata dari wilayah lain. Di Indonesia, tempat itu merujuk pada benda yang menjadi cagar budaya. Pada Pasal 1 UU RI No.5 Tahun 1992, benda cagar budaya didefinisikan sebagai:
1. Benda buatan manusia, bergerak atau tidak bergerak yang merupakan kesatuan atau kelompok, atau bagian-bagian atau sisa-sisanya yang berumur sekurang-kurangnya 50 tahun atau mewakili masa gaya yang khas serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.
2. Benda alam yang dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan budaya.
Kedua jenis benda tersebut dalam kaitannya dengan pariwisata dapat menjadi suatu objek daya tarik wisata yaitu :Atraksi Wisata. 
Lebih jauh dari itu, pada gambar berikut dapat dijelaskan produk budaya yang dapat menjadi daya tarik wisata, diantaranya:

a. Tarian Tradisional
Tarian tradisonal sering menjadi daya tarik wisata yang khas. Contoh yang dapat kita jumpai misalnya Tari Cak yang ditampilkan di Uluwatu dapat menarik wisatawan mancanegara.

b. Lagu Tradisional
Akhir-akhir ini, lagu tradisional banyak di aransemen ulang oleh musisi untuk menyegarkan produk budaya. Lagu tradisional banyak ditampilkan pada acara seperti pembukaan ajang kejuaraan regional maupun dunia seperti ASEAN Games.

c. Bahasa Tradisional
Nyurat lontar dapat menjadi daya tarik wisata yang disuguhkan pada museum-museum seni di Ubud. Kegiatan tersebut merupakan bentuk pelestarian Bahasa dan Aksara Bali.

d. Kesenian Tradisional
Lukisan Wayang Kamasan menjadi salah satu objek daya tarik wisata di Klungkung, Bali.

e. Rumah Adat
Pernahkan kalian jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah? Atau Taman Nusa di Gianyar Bali? objek wisata tersebut memakai rumah adat sebagai daya tarik wisatanya.

f. Senjata Tradisional
Keris adalah senjata tradisional yang paling populer di Indonesia. Para kolektor senjata tradisional tidak akan puas jika tidak memiliki Keris. Banyak ditemukan di Jawa objek pariwisata yang menunjukkan proses pembuatan kerisnya sebagai daya tarik.

g. Pakaian Tradisional
Pakaian tradisional banyak dipertontonkan pada tayangan televisi. Diharapkan melalui promosi tersebut, produk lokal bisa terkenal ke mancanegara dan menjadi daya tarik wisata di daerahnya.

h. Alat Musik Tradisional
Di Bali, alat musik tradisional hampir setiap saat ada yang dipentaskan. Alat musik tradisional di Bali dipakai untuk mengiringi upacara adat dan agama. Pertunjukan musik tradisional sendiri menjadi objek daya tarik saat digelar Pesta Kesenian Bali.

i. Makanan Tradisional
Apakah diantara kalian ada yang tidak pernah memakan rendang? Rendang dinobatkan menjadi makanan paling lezat di Indonesia. Bagaimana tidak, makanan di Indonesia rata-rata memiliki cita rasa yang tinggi dikarenakan rempah-rempah yang kaya dalam masakan. Selain itu, masyarakatnya juga pandai meracik sehingga masakan menjadi sangat menggoyang lidah.
kalian bisa bayangkan bagaimana seseorang menempuh kiloan meter untuk memperoleh makanan. Itulah fakta makanan lokal menjadi daya tarik wisata. Orang-orang ingin pergi ke Pesinggahan, Klungkung dan Pantai Lebih Gianyar untuk menikmati kuliner laut.

j. Olahraga Tradisional
Pencak Silat dulunya adalah permainan/ilmu bela diri orang Jawa dan Sunda. Namun sekarang sudah sangat terkenal bahkan menajdi nomor yang dipertandingkan pada kejuaraan dunia. Perguruan-perguruan Pencak Silat banyak ditemukan di Banten. Tidak sedikit orang yang rela datang langsung untuk sekedar melihat pertunjukan atau ikut mempelajarinya.

k. Bentang Alam Budaya
Bentang alam yang merupakan produk budaya yang menjadi daya tarik misalnya Subak dan Sistem Terasering Sawah yang dapat dijumpai di Jatiluwih Tabanan, Bali.

B. EKONOMI KREATIF

Menurut Kementerian Perdagangan Indonesia, ekonomi kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengekploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Kaitannya dengan budaya, yang menjadi objek yang bisa dimanfaatkan dalam ekonomi kreatif adalah:

1. Periklanan (Advertising) yang berkaitan dengan nilai-nilai budaya lokal
2. Kerajinan (Craft), dengan cara menjual hasil kerajinan yang bernilai tinggi seperti gerabah, pot, patung, dan kerajinan lainnya.
3. Desain, dapat berupa memasukkan unsur budaya lokal untuk membuat desain grafis, desain interior rumah, desain produk, dan desain logo perusahaan.
4. Pakaian (Fashion), membuat produk pakaian, alas kaki, topi, baju tas, dan asesoris dengan memadukan unsur budaya lokal.
5. Video, Film dan Fotografi yang memuat budaya.
6. Permainan (Game) dengan membuat avatar pahlawan lokal atau tokoh pewayangan.
7. Musik, merambah pada pertunjukan musik tradisional dan rekaman suara.
8. Pertunjukan (Showbiz), berkaitan dengan usaha pengembangan konten, produksi pertunjukan wayang, balet, tarian tradisional, drama, musik etnis termasuk pembuatan tata panggung, tata suara dan tata pencahayaan.
9. Penerbitan dan Percetakan
10. Layanan komputer dan piranti lunak
11. Televisi dan Radio (Broadcasting)
12. Riset dan Pengembangan