Interaktifikasi Media Pembelajaran bersama Guru Muda Sekolah Widiatmika dengan Articulate Storyline 3

 

Salam Rumah Belajar

Kegiatan berbagi saya yang ke-3 berkolaborasi dengan dua Sahabat Rumah Belajar Provinsi Bali Tahun 2020 yang luar biasa. Mereka adalah masing-masing Nyoman Fajar Ananda Cipta yang bertugas di SMA Negeri 1 Dawan. Berikutnya ada Ibu Ni Luh Putu Mira Suantari dari SMP Widiatmika. Diskusi untuk melaksanakan kolaborasi telah dimulai seminggu sebelum pelaksanaan pelatihan. Berbagai bahan dan alat pelatihan disiapkan sedikit demi sedikit. Mulai dari flyer kegiatan, ruangan virtual, materi, instalasi sistem aplikasi Articulate Storyline 3 dan daftar hadir serta yang sejenisnya.

Berbagi kali ini bertajuk pelatihan dengan mengusung salah satu aplikasi untuk membuat multimedia interaktif yaitu Articulate Storyline 3. Ibu Mira selaku moderator, melaksanakan tatap muka sekaligus tatap maya dengan peserta di SMP Widiatmika. Saya bersama Pak Fajar selaku narasumber berada di rumah masing-masing. Saya membawakan materi mengenai Articulate Storyline 3, pak Fajar membahas publikasi kaitannya dengan produk aplikasi tersebut.

Pertemuan maya dilangsungkan dengan Microsoft Team pada Selasa 13 Oktober 2020 selama hampir 2,5 jam mulai dari pukul 14:00 wita sampai dengan 16:30 wita. Selama pelatihan, Ibu Mira membantu peserta yang mengalami kesulitan saat praktik. Narasumber bertugas memandu secara daring dan memberikan klarifikasi atas berbagai kebingungan. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dengan 16 peserta aktif dan 4 peserta pasif.


Gambar 1. Flyer Kegiatan


Kendala selama pelatihan tidak terlalu banyak. Ada satu hal yang cukup mengganggu terkait dengan virtual backgroud. Pada Gambar 2, terlihat gambar saya dengan background green screen yang tidak terbaca oleh artificial inteligent
Gambar 2. Peserta Mengikuti Pelatihan

Pada Gambar 3, saya memulai pelatihan dengan menu membuat proyek baru pada aplikasi Articulate Storyline 3. Saya awali dengan templete blank agar peserta merasa tertarik untuk membangun slide yang sesuai dengan kreatifitas masing-masing.

Gambar 3. Membuat Proyek Baru Articulate Storyline 3

Langkah berikutnya, saya mengajak peserta untuk membuat menu dan memasukkan beberapa objek pada menu insert. Setelahnya, membuat trigger berhasil dilaksanakan sehingga multimedia menjadi interaktif. Diskusi banyak membahas output dari aplikasi Articulate Storyline 3. Pertanyaan yang muncul adalah mengenai aksesibilitas output tersebut. Peserta cukup kebingungan untuk menyampaikan output-nya kepada peserta didik. Maka dari itu, saya selaku narasumber berusaha menjelaskan agar output aplikasi Articulate Storyline 3 dapat diakses oleh anak-anak, langkahnya adalah dengan convert ke aplikasi berbasis android (.apk) atau publikasi ke dalam web dengan hostingan.

Gambar 4. Membuat Menu dan Trigger pada Articulate Storyline 3



Pada akhir pertemuan maya, peserta mengisi daftar hadir dan survei. Berikut merupakan hasil survei yang berkaitan dengan pelatihan yang telah dilaksanakan.





Gambar 5. Hasil Survei Pelatihan Articulate Storyline 3

Berdasarkan Gambar 5, saya bersyukur tanggapan yang disampaikan oleh peserta sangat luar biasa. Semua responden menjawab materi yang disampaikan menarik serta narasumber yang membawakan berkompeten. Sungguh menjadi motivasi lagi untuk melaksanakn kegiatan yang serupa kedepannya. Semoga ilmu yang disampaikan bermanfaat untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pendidikan SMP Widiatmika pada khususnya dan pendidikan di Bali pada umumnya.



"Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia"