Latsar CPNS

 


Walupun melalui seleksi CPNS yang ketat, bagi peserta yang lolos jangan berbangga hati terlebih dahulu. Mengapa? Karena setelah SK CPNS diberikan, maka peserta masih dalam masa percobaan maksimal 1 tahun. Artinya, untuk mendapatkan status 100% PNS, peserta melalui beberapa tahap lagi. Tahap tersebut adalah diantaranya (1) Pelatihan Dasar (Latsar) dan (2) Tes Kesehatan.


(1) Latsar

Kegiatan latsar tahun 2019 dilaksanakan dengan mekanisme on campus dan off campus. Periode on campus, Peserta diasramakn +- 20 hari full di berbagai tempat sesuai dengan ketersediaan fasilitas pemerintah. Ada yang ditempatkan di mess LPMP, BPSDM maupun hotel yang bekerja sama dengan panitia Latsar. Selama 20 hari tersebut, peserta diinternalisasi dengan nilai ANEKA. Produk akhir adalah berupa rancangan aktualisasi yang nanti diseminarkan dalam forum dan direalisasikan saat off campus di tempat bertugas.

Peserta dikembalikan selama hampir 1 bulan. Segala bentuk program aktualisasi nilai ANEKA hendaknya diterapkan dengan optimum di tempat bertugas. Pengalaman saya, saya membuat 6 program yang melibatkan alat elektronik dan media digital untuk mengajar siswa. Setiap kegiatan akan dilaporkan dalam sebuah dokumen laporan dan dipresentasikan saat seminar laporan. Seminar laporan biasanya dilaksanakan 1 hari, namun 2 hari sebelumnya peserta sudah kembali menjalani on campus. 3 hari tersebut dimanfaatkan untuk bimbingan dengan widyaiswara agar teknis dan substansi laporan dapat diterima sehingga kita bisa masuk pada ujian akhir.

Dua video di bawah, merupakan video pengalaman saya melaksanakan Latsar CPNS Tahun 2019 yang diselenggarakn oleh BPSDM Provinsi Bali.

 

 


(2) Tes Kesehatan

Tes kesehatan dilaksanakan di rumah sakit negeri yang ditunjuk dan bekerjasama dengan BKD. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam mengikuti tes kesehatan berkaitan dengan jenis-jenis tes, diantaranya:
a. Tes Tensi
b. Tes Darah
c. Tes Urin
d. Rontgen
e. Tes Psikologi
f. Biaya untuk PNBP